63 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna Positif Covid-19

456
63 Karyawan Pabrik Rakok Sampoerna Positif Covid-19

Surabaya – Ratusan karyawan pabrik rokok PT HM Sampoerna di Surabaya Jawa Timur harus menjalani tes swab setelah ada dua karyawan meninggal akibat positif COVID-19 pada 24 April 2020.

Hasil tes swab gelombang kedua dari para karyawan pabrik rokok Sampoerna sudah keluar. Tak berbeda jauh dengan tes gelombang pertama, jumlah pegawai yang positif Corona (Covid-19) juga cukup banyak. Total dari dua gelombang tersebut adalah 63 orang positif dari 100 orang yang dites.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan data dari RSU dr Soetomo terima pada Sabtu (2/5/2020) tengah malam. Pada tes gelombang dua kali ini, ada 54 orang yang dilakukan tes swab polymerase chain reaction (PCR). Hasilnya 29 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sabtu tengah malam kami dapat hasil swab, hasilnya 29 pegawai positif Covid-19,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (3/5/2020) siang.

BACA JUGA: Langgar PSBB Surabaya, 65 Warga Gresik di Ciduk Petugas

Sedangkan pada gelombang pertama, ada 46 orang yang dites swab. Hasilnya, 34 orang dinyatakan positif. Total tes dua gelombang tersebut, 63 orang karyawan positif Covid-19. Khofifah mengaku terus berkoordinasi dengan rumah-rumah sakit dan manajemen Sampoerna terkait perawatan pasien.

Sterilkan rumah pegawai Pemprov Jawa Timur dan Pemkot Surabaya terus melakukan tracing melacak kontak para pegawai positif. Petugas juga telah menyemprotkan disinfektan ke rumah-rumah pegawai Sampoerna. “Rumah pemondokan tempat para pegawai tinggal juga sudah disterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan,” jelasnya.

Klaster pabrik rokok Sampoerna di Jawa Timur itu muncul setelah dua pegawai Sampoerna yang meninggal diketahui positif Covid-19. Dua orang karyawan itu sebelumnya berstatus PDP. Namun mereka tetap bekerja pada saat harus menjalani isolasi. Keduanya rupanya dinyatakan positif Covid-19.

BACA JUGA: 15 warga Tuban Yang Terlantar di Cilegon Akhirnya Dipulangkan

“Sebetulnya dia (pasien) saat itu status sudah PDP. Tapi dia kerja, jadinya nulari (menularkan),” kata Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (30/4/2020).

Sekitar 500 orang kemudian melakukan rapid test. Hasilnya, ada 100 orang yang harus menjalani tes PCR. Tes PCR dilakukan dua gelombang yang menghasilkan 63 orang positif corona. Sebagian dirawat di rumah sakit dan sebagian diisolasi di dalam hotel. Sedangkan pabrik rokok Sampoerna ditutup untuk sementara.***

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here