Dampak Covid-19 Pekerja di Tuban Dirumahkan, Terbanyak Dari Sektor Perhotelan

373
Dampak Covid-19 Pekerja di Tuban Dirumahkan, Terbanyak Dari Sektor Perhotelan
Ilustrasi PHK
TUBAN – Di Kabupaten Tuban sebanyak 177 pekerja dirumahkan dan 10 pekerja lainnya di PHK  dari tempat mereka bekerja akibat Pandemi virus corona atau covid-19.

Dari pekerja yang di rumahkan kebanyakan dari bidang usaha perhotelan maupun restoran, lantaran merosotnya pendapatan dari sektor perhotelan tersebut.

Kabid Hubungan Industrial Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja Kabupaten Tuban, Wadiono mengatakan, hingga kini sudah 190 pekerja yang terdampak covid-19.

Kemudian ada 3 lagi yang di-PHK, tetapi bukan karena dampak corona.

“Kalau kumulatif ada 190 yang terdampak, sebagaimana data yang ada, untuk 3 yang di-PHK bukan karena covid itu usaha di luar hotel dan resto,” ujarnya dikonfirmasi, Selasa (5/5/2020).

BACA JUGA: Pasien Positif Covid-19 di Jatim Berjumlah 1.124 Orang, Pemprov Siapkan RS Darurat Khusus OTG

Menurut Wadiono, jumlah perusahaan yang merumahkan pekerja atau paling banyak yaitu bidang perhotelan.

 

Seperti Fave Hotel 19 pekerja dirumahkan, 10 di-PHK. Sementara untuk hotel yang lain masih memilih merumahkan pekerjanya. Lalu  rumah makan atau restoran yang ikut merumahkan pekerjanya saat pandemi seperti sekarang.

“Memang berdampak sekali pandemi ini, sudah banyak yang merumahkan pekerjanya, bahkan ada juga hotel yang melakukan PHK,” pungkasnya.

BACA JUGA: Tak Patuhi PSBB, 27 Warga Gresik Kembali Rapid Test

Sementara itu, Owner Representative Fave Hotel Tuban, Raymond Inti Wirawan saat dikonfirmasi kabar tersebut tidak mengelak.

Keputusan yang diambil ini sebagai bentuk tindakan efisiensi agar properti bisa bertahan di tengah wabah corona.

Saat ini bisnis properti sedang mencari cara untuk menyeimbangkan kecepatan pertumbuhan bisnis dengan kapasitas operasional perusahaan, karena pendapatan hotel turun drastis akibat dampak yang ditimbulkan wabah covid-19.

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here