Dua Bapaslon Pilkada Blitar 2020, Tinggal Menunggu Penetapan KPU

92
Dua Bapaslon Pilkada Blitar 2020, Tinggal Menunggu Penetapan KPU
BLITAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada Blitar 2020 pasca kedua Bapaslon tersebut dinyatakan lolos tes kesehatan jasmani dan rohani.

Kedua Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada Blitar yang dinyatakan lolos yakni, Drs.H.Santoso,M.Pd – Ir.H.Tjutjuk Sunario,MM dan Henry Pradipta Anwar-H.Yasin Hermanto,SE.

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Hernawan Miftakhul Khabib mengatakan kedua Bapaslon tersebut telah mengikuti tes kesehatan jasmani dan rohani di RSUD dr Saiful Anwar Malang.

“Tim kesehatan RSUD dr Saiful Anwar menyatakan kedua bakal pasangan lolos tes kesehatan jasmani dan rohani,” kata Khabib, Minggu (20/9/2020).

BACA JUGA: Sambut HUT TNI Ke 75, Kodim 0808/Blitar Gelar Baksos Donor Darah

Kedua paslon tersebut tinggal menunggu penetapan sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota oleh KPU Kota Blitar pada Rabu (23/9/2020).

Dikatakannya, saat ini, KPU Blitar masih melakukan verifikasi perbaikan syarat calon. Kedua bakal pasangan calon sudah menyerahkan berkas perbaikan syarat calon.

Hasil verifikasi perbaikan syarat calon akan diumumkan sehari sebelum penetapan sebagai calon dalam pilkada Blitar 2020.

“Kalau hasil verifikasi perbaikan syarat calon dinyatakan memenuhi syarat, KPU akan melakukan penetapan calon pada Rabu (23/9/2020),” ujarnya.

Menurutnya, untuk bakal calon dari anggota DPRD harus melengkapi berkas surat pengunduran diri dari jabatan sebagai anggota dewan.

Anggota DPRD yang dimaksud adalah Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Yasin Hermanto rela melepas jabatannya untuk maju Pilwali Blitar. Sesuai aturan, dia harus resmi mundur 30 hari sebelum 9 Desember saat pencoblosan.

BACA JUGA: Salah Gunakan TikTok, Remaja di Bali Yang Hina Islam Akhirnya Minta Maaf

Yasin maju menjadi calon wakil wali kota mendampingi calon wali kota, Henry Pradipta Anwar di Pilwali Blitar. Pasangan Henry-Yasin diusung koalisi PKB, Partai Golkar, dan PKS di Pilwali Blitar.

Ketua DPC PKB ini pamit mundur dari anggota dewan, usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Blitar, Jumat (11/9/2020). Dan mulai Oktober mendatang, Yasin sudah tidak menerima gaji dan fasilitas dari Pemkot Blitar.

Surat pengunduran diri Yasin, saat ini sedang dalam proses. DPC PKB Kota Blitar akan mengirim surat pengunduran dirinya ke Sekretariat DPRD Kota Blitar.

Lalu, Sekretariat DPRD Kota Blitar akan mengajukan surat pengunduran dirinya ke Gubernur.

“Sudah ada tim yang mengurusi. Jadi saat penetapan di KPU pada 23 September 2020, semua yang berkaitan dengan administrasi saya, baik di KPU dan di DPRD sudah beres,” kata Yasin.

Ikuti Polling Pilkada Blitar 2020 Link di bawah ini

Polling: Siapa Calon Walikota dan Wakil Walikota Blitar Pilihan Anda pada Pilkada 2020?

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here