Suhu Politik Jelang Pilkada 2020 di Blitar Kian Memanas

126
Suhu Politik Jelang Pilkada 2020 di Blitar Kian Memanas
Calon Walikota Blitar, Santoso saat kampanye dialogis/tatap muka di Posko Young Bu Jl. Bungur Sukorejo, Senin malam (12/10/2020)
Indeks News Jawa Timur – Makin hari suhu politik di Blitar kian memanas seiring semakin mendekati saat-saat pencoblosan ajang Pilkada. Sudah bukan rahasia lagi bahkan merupakan kelaziman, saling serang dengan berita fitnah dan hoax terjadi saat kampanye pemilihan kepala daerah. Begitu pula yang terjadi di Kota Blitar.

Calon Walikota Blitar, Santoso saat kampanye dialogis/tatap muka di Posko Young Bu Jl. Bungur Sukorejo, Senin malam (12/10/2020) memberikan penjelasan akan isu hoax yang ditujukan terhadap pihaknya. Lingkungan Posko Young Bu mayoritas warganya  bekerja sebagai pedagang konveksi.

Santoso menekankan bahwa dirinya sangat menaruh perhatian pada pedagang, pelaku UMKM dan pedagang kaki lima. Ia memandang pedagang adalah penyangga sektor ekonomi daerah yang banyak menyerap tenaga kerja. Pedagang harus dilindungi lapak tempat berjualannya dan difasilitasi permodalannya.

Jika berhembus kabar kalau pasangan Satrio menang bakal menggusur lapak berjualan pedagang kecil seperti di sekitar utara Alun-alun, PIPP dan pinggiran jalan seperti di Bungur, dia memastikan itu adalah bohong alias hoax.

“Nyatanya ketika presiden mengumumkan pandemi covid-19, saya melalui Pemkot Blitar menurunkan berbagai bantuan mulai beras Covid-19, BLT dan lain-lain. Bahkan kemarin sebelum cuti saya luncurkan bantuan modal bagi PKL dan UMKM agar bisa bertahan di masa sulit ini,” terang Santoso.

Paslon no 2 ini menceritakan kalau dirinya berangkat dari orang kecil. Bukan kebetulan, di jalan Bungur Utara ini, dulu ia pernah mendampingi mertuanya berjualan di kios yang memanjang berderet samping rel kereta api itu.

“Bapak ibu semua tidak usah khawatir akan keberpihakan saya pada wong cilik. Jalan Bungur ini sudah bukan asing lagi bagi saya, karena menjadi prosesi kehidupan saya alami pernah berjualan konveksi dan pakaian membantu mertua saya,” ungkapnya.

Sementara menanggapi pertanyaan warga terkait program pendidikan jika pasangan Satrio terpilih, Santoso memastikan kalau program pendidikan gratis tetap berjalan. Bahkan ditingkatkan lagi mutu kualitasnya.

“Sekolah gratis tetap ada bahkan bertambah dengan kuliah gratis bagi yang berprestasi di Akademi Negeri Putra Sang Fajar yang saya resmikan pembangunannya Desember nanti dan dibangun dengan dana APBN Kemendikbud. Juga program gratis lainnya tetap kita pertahankan,” ( d12k )

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here